Selamat Jalan Gus Dur…

Kemarin, hari Rabu 30 Desember 2009 / 13 Muharram 1431 H, jam 18:45 WIB KH. Abdurrahman Wahid alias Gus Dur wafat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Menurut berita di televisi, Gus Dur menderita komplikasi gangguan jantung, ginjal dan kencing manis (diabetes). Dalam 3 tahun terakhir ini, Gus Dur harus menjalani cuci darah secara rutin.

Gus Dur lahir pada tanggal 4 Agustus 1940 di Denanyar, Jombang, di pesantren milik kakek dari pihak ibu, Kyai Bisri Sansuri. Ada versi lain yang mengatakan bahwa Gus Dur lahir pada tanggal 4 bulan 8 kalender Hijriah (kalender Islam) atau 4 Sya’ban, yang berarti sama dengan 7 Sepetember 1940. Mungkin tidak banyak orang tahu, bahwa nama asli Gus Dur yang diberikan oleh ayahnya adalah Abdurrahman Ad Dhakhil. Menurut kabar, nama ini adalah nama yang berat bagi anak mana pun. Ad Dhakhil adalah nama tokoh pahlawan dari dinasti Umayyah, yang secara harafiah berarti “sang penakluk”. Pada zamannya, Ad Dhakhil membawa Islam ke Spanyol dan mendirikan peradaban yang berlangsung di sana selama berabad-abad. Namun selanjutnya Gus Dur menggunakan nama ayahnya setelah namanya sendiri, Wahid (Hasyim).
Gus Dur adalah putra pertama (dari 6 bersaudara) KH. Wahid Hasyim, dan ibu bernama Hj. Solichah. Dari garis ayah, Gus Dur adalah cucu dari KH. Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU). Sedangkan dari garis ibu, beliau adalah cucu dari KH. Bisri Sansuri. Ayah beliau, KH. Wahid Hasyim, pernah menjadi Menteri Agama pada masa pemerintahan Presiden Soekarno.

Semasa hidupnya, sang Guru Bangsa ini dikenal sebagai sosok yang kontroversial. Terkadang manuver-manuver politiknya sulit untuk ditebak. Bahkan ada yang mengibaratkan seperti jurus Jacky Chen di film Drunken Master alias jurus “Dewa Mabuk”. Seakan-akan memukul bawah, tapi yang kena atas. Seakan-akan memukul kanan, yang kena sebelah kiri.

Selain itu, Gus Dur juga dikenal sebagai sosok yang amat humoris. Beliau sering melontarkan lelucon-lelucon dimanapun dan dalam berbagai kesempatan. Walaupun beliau dalam keadaan sakit sekali pun misalnya. Berikut adalah beberapa guyonan beliau :

  • Pada saat pembentukan Kabinet setelah beliau diangkat menjadi Presiden ke-4 Republik Indonesia, beliau memanggil Mahfud MD untuk ditawari menjadi Menteri Pertahanan. Ini adalah kali pertama, Menteri Pertahanan dijabat oleh orang sipil. Awalnya pak Mahfud MD mengira menjadi Menteri Pertanahan. Setelah tahu bahwa ditawari menjadi Menteri Pertahanan, pak Mahfud MD sempat ragu. Beliau meyampaikan pada Gus Dur keraguannya tersebut dengan alasan beliau tidak mempunyai background di bidang militer. Untuk meyakinkan pak Mahfud, Gus Dur bilang begini : saya jadi Presiden juga gak punya background jadi Presiden…!
  • Suatu saat Gus Dur sedang sakit (saat itu beliau belum menjadi Presiden) dan dirawat di suatu Rumah Sakit. Seorang tamu (saya lupa, tapi kemungkinan beliau adalah pak Dahlan Iskan) menjenguk beliau. Kemudian Gus Dur bilang sama tamunya ini.
    Gus Dur : Pak, tahu gak penyebab sakit gigi ?
    Tamu : Tidak, Gus.
    Gus Dur : Penyebab sakit gigi dan penyebab orang hamil itu sama.
    Tamu : ????
    Gus Dur : Iya, penyebab sakit gigi dan penyebab orang hamil itu sama. Karena sama-sama terlambat dicabut !

Selamat jalan Gus Dur…. Doa kami anak bangsa menyertai anda menemui sang Khalik.

Catatan:
Sebagian data di atas diambil dari The Authorized Biography of Abdurrahman Wahid by Greg Burton
, 2002.

Related posts:

  1. Gus Dur Wafat
  2. Tahun Baru Imlek 2561
  3. Susunan Kabinet Indonesia Bersatu II 2009 – 2014
  4. Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1430 H
  5. Sejarah Kota Bondowoso
  6. Selamat Idul Adha 1430 H
  7. Noordin M. Top tewas
  8. Sejarah EARTH HOUR dari tahun ke tahun
  9. Mbah Surip meninggal dunia
  10. Selamat Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1431 H

You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
One Response
  1. [...] Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur menghapus diskriminasi tersebut, melalui Keppres RI No. 6/2000. Presiden Megawati sebagai pengganti [...]

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

*
CommentLuv Enabled