Archive for the Category »Kotaku «

Pulang

Minggu lalu saya pulang kampung untuk menghadiri acara keluarga. Sampai di kota tetangga, Situbondo, sekitar jam 2 siang. Terik matahari tak terasa karena cuaca sedikit mendung. Dari di daerah Klabang, hujan mulai turun rintik-rintik. Semakin ke arah Bondowoso, hujan semakin deras… udara semakin dingin… Sampai di Bondowoso sekitar jam 3 sore. Hujan sudah sedikit reda. Suasananya terasa sejuk dan damai. Saya selalu merindukan suasana seperti ini…

Ada yang sedikit berubah dari Bondowoso. Para penjual makanan yang biasanya berjualan di pinggir jalan di sisi Timur alun-alun (lapangan) yang selalu ramai tiap malam, dipindahkan ke sisi dalam alun-alun. Mereka menempati lahan-lahan yang disediakan dengan beralas semen dan diberi atap.

Perubahan lain yang saya lihat adalah “hilangnya” more…

Bondowoso Berseri lagi..

Berseri = bersih, sehat, rapi dan indah.. begitu jargon (?) yang dipakai Kabupaten Bondowoso. Tapi sekarang jarang terdengar lagi jargon tersebut. Tidak seheboh dulu…waktu masih ramai-ramainya Piala Adipura (eh.. sekarang masih ada tidak ya Piala tersebut?? Sori.. tidak update berita nih hehehe..). Kabupaten-kabupaten di Indonesia waktu itu punya jargon-jargon masing-masing. Ada yang “memakai” istilah kota santri, bersehati, dan lain-lain. Semua itu dimaksudkan untuk mengajak masyarakat di daerahnya masing-masing untuk menjaga kebersihan dan bisa meraih Piala Adipura.

Kali ini Bondowoso “berseri” lagi… karena more…

Gerbong Maut Bondowoso

gerbong-maut1

Di Bondowoso ada sebuah monumen bernama Monumen Gerbong Maut. Monumen iniĀ  terletak di tengah jalan, antara alun-alun (lapangan) Bondowoso dan kantor Pemda Kabupaten Bondowoso. Patung beberpa pejuang dibagian depan dengan latar belakang sebuah gerbong kereta api. Monumen ini dibangun untuk mengenang tragedi 62 tahun yang silam. Yang di negeri Belanda dikenal dengan sebutan “De Trein van de Dood” alias Gerbong Maut. Berikut kisahnya..
more…

Arti Lambang Bondowoso

lambang bondowoso, bondowoso

Lambang Daerah Bondowoso terbagi atas :

  • Perisai, melambangkan kesatuan pertahanan dari rakyat daerah , warna kuning emas melambangkan keluhuran budi.
  • Pohon beringin , melambangkan suatu pemeritahan yang senantiasa berusaha meberikan pengayoman kepada rakyat.
  • Atas Kepala Kereta Api (lokomotif ) mengepul dalam bentuk garis-garis hitam yang mewujudkan dua sapi beradu muka menunjukkan kebudayaan khusus serta kegemaran rakyat Bondowoso akan aduan sapi.
  • Kepala kerbau putih berbentuk more…

Sejarah Kota Bondowoso

Berawal dari seorang anak yang bernama Raden Bagus Assra, ia adalah anak Demang Walikromo pada masa pemerintahan Panembahan di bawah Adikoro IV, menantu Tjakraningkat Bangkalan, sedangkan Demang Walikoromo tak lain adalah putra Adikoro IV.

more…

Bondowoso

Jika mendengar nama Bondowoso, yang terbayang, pasti tape manis dan legit.. seperti orang-orangnya yang manis-manis dan legit-legit.. hihihi..
Agak sulit memang untuk mendapatkan info tentang Bondowoso. Di internet sekalipun. Search di Google, ada yang mengaku sebagai situs resmi Kabupaten Bondowoso, tapi (sampai saat artikel ini di-upload) info nya minim banget. Tidak seperti situs more…